Jermanium adalah kristal berwarna abu-abu keperakan dengan sifat-sifat yang mirip dengan logam dan bukan logam. Ini merupakan komponen penting dari bahan semikonduktor dan memiliki berbagai aplikasi dalam elektronik dan optik.
Berikut beberapa karakteristik dan aplikasi jermanium:
Sifat semikonduktor:
Jermanium memiliki sifat semikonduktor yang mirip dengan silikon. Konduktivitasnya berada di antara konduktor dan isolator, dengan resistivitas tinggi dan fungsi kerja rendah. Hal ini membuat jermanium menjadi bahan penting untuk perangkat semikonduktor seperti dioda dan transistor.
Aplikasi optik:
Karena transparansinya di rentang inframerah menengah, jermanium sering digunakan dalam pembuatan sistem optik dan perangkat optik inframerah. Komponen optik jermanium memainkan peran penting dalam sensor inframerah, pencitraan inframerah, dan sistem laser.
Aditif paduan:
Germanium dapat membentuk paduan dengan logam lain untuk meningkatkan sifat-sifatnya. Sebagai contoh, menambahkan germanium dapat meningkatkan sifat magnetik dari besi, sehingga memungkinkan penggunaannya dalam bahan magnet dan media rekaman magnetik.
Industri nuklir:
Di reaktor nuklir, germanium dapat digunakan sebagai bahan untuk detektor neutron dan detektor radiasi. Ketangkasannya terhadap neutron membuatnya menjadi komponen penting dalam bidang energi nuklir.
Aplikasi kesehatan:
Senyawa germanium digunakan untuk tujuan obat-obatan dalam beberapa obat tradisional dan suplemen kesehatan. Namun, pengonsumsian germanium dalam konsentrasi tinggi dapat beracun bagi tubuh manusia, sehingga harus digunakan dengan hati-hati.
Karena kandungan germanium di kerak bumi relatif rendah, ia merupakan elemen yang jarang ditemukan. Germanium utamanya terdapat dalam bentuk bijih germanium, seperti sfalerit germanium dan kuarsa germanium. Karena kelangkaannya, harga germanium biasanya relatif tinggi.